ASAM ABSISAT PDF

Hormon merupakan suatu subtansi yang dihasilkan oleh sebuah organisme yang berfungsi untuk menstimulasikan sebuah proses atau respon. Manusia memiliki berbagai macam hormon dalam tubuhnya begitu juga dengan tanaman, salah satunya adalah asam absisat. Asam Abisat Asam absisat merupakan hormon tumbuhan yang berupa molekul dengan 15 atom karbon. Asam absisat dihasilkan secara alami oleh tumbuhan selain dihasilkan juga oleh alga hijau dan cendawan. Awalnya hormon ini ditemukan oleh Frederick Addicot pada tahun Dia menggunakan penelitian dengan tanaman kapas.

Author:Fet Shaktitaur
Country:Cape Verde
Language:English (Spanish)
Genre:Video
Published (Last):17 February 2012
Pages:151
PDF File Size:17.41 Mb
ePub File Size:12.36 Mb
ISBN:827-5-77638-927-2
Downloads:17726
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Dut



Posting terkait: Pengertian Asam Absisat Asam absisat merupakan suatu molekul seskuiterpenoid yang mempunyai 15 atom karbon dan termasuk salah satu hormon tumbuhan. Selain diproduksi secara alami dengan tumbuhan, hormon ini juga diproduksi oleh alga hijau dan cendawan. Pada waktu yang bersamaan, dua kelompok peneliti lain yang masing-masing dipimpin oleh Philip Wareing dan Van Steveninck juga mengerjakan penelitian terhadap hormon tersebut.

Fungsi Asam Absisat Fungsi asam absisat ialah untuk bisa mengurangi kecepatan pertumbuhan dan pemanjangan sel pada daerah titik tumbuh, jenis pengguguran daun dan mendesak dormansi biji supaya tidak berkecambah. Asam absisat mempunyai beberapa pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan, di antaranya ialah : Mengontrol dormansi tunas dan biji Asam absisat mempunyai pengaruh yang berlawanan dengan hormon tumbuhan lain.

Contohnya, asam absisat menghambat produksi amilase pada biji yang diberi giberelin. Mengakibatkan penutupan stomata Walaupun asam absisat menghambat pertumbuhan, namun tidak bersifat racun terhadap tumbuhan. Biosintesis dan Metabolisme ABA merupakan senyawa alami dalam tanaman.

Ini ialah sesquiterpenoid 15 karbon yang sebagian diproduksi melalui jalur mevalonat dalam kloroplas dan plastida lainnya. Sebab disintesis sebagian di kloroplas, masuk akal bahwa biosintesis khususnya terjadi di daun. Hal ini diyakini kalau biosintesis terjadi secara tidak langsung melalui produksi karotenoid. Karotenoid ialah pigmen yang diproduksi oleh kloroplas yang mempunyai 40 karbon. Perincian karotenoid ini terjadi dengan mekanisme sebagai berikut: Violaxanthin ialah karotenoid yang mempunyai 40 karbon.

Hal ini diisomerisasikan lalu membagi melalui reaksi isomerase disertai oleh reaksi oksidasi. Satu molekul xanthonin diproduksi dari satu molekul violaxanthonin dan tidak pasti apa yang akan berlangsung pada biproduct tersisa.

Yang satu molekul xanthonin diproduksi tidak stabil dan secara spontan berubah menjadi ABA aldehid. Hasil oksidasi lebih lanjut di ABA Aktivasi molekul bisa berlangsung dengan 2 metode. Dalam metode kedua, oksidasi ABA bisa berlangsung untuk membentuk asam phaseic dan asam dihyhdrophaseic.

Pengangkutan ABA bisa berlangsungi di kedua jaringan xilem dan floem. Hal ini juga bisa translokasi melalui sel-sel parenkim. Pergerakan asam absisat dalam tanaman tidak menampilkan polaritas seperti auksin. ABA mampu menggerakkan kedua atas dan ke bawah batang Cara Kerja Asam Absisat Cara kerja dari asam absisat ini ialah untuk merangsang penutupan stomata pada waktu kekurangan air, menjaga dormansi dan umumnya terdapat di daun, batang, akar, buah berwarna hijau.

Pengangkutan hormon ABA bisa berlangsung baik di xilem maupun floem dan arah pergerakannya bisa naik atau turun. Transportasi ABA dari floem menuju ke daun bisa dirangsang dengan salinitas kegaraman tinggi. Pada tumbuhan tertentu, ada perbedaan transportasi ABA dalam siklus hidupnya. Daun muda membutuhkan ABA dari xilem dan floem, sementara daun dewasa merupakan sumber dari ABA dan dapat ditranspor ke luar daun.

Hormon ini menghambat pertumbuhan dan pembelahan sel. Oleh karena itu, apabila hormon ini bekerja, proses yag terjadi di dalam sel akan berkurang dan kelamaan akan berhenti.

Demikianlah bahasan kita mengenai asam absisat.

DIRAIT ON MORTEN LAURIDSEN PDF

Asam Absisat

Hormon absisat ini memiliki fungsi dalam proses terjadinya penuaan daun. Asam abisat juga dapat memicu dormansi biji serta menjaga tunas agar bisa berkecambah pada musim yang telah direncanakan. Fungsi lainnya dari asam abisat yaitu mempertahankan hidup tanaman dalam situasi yang ekstrim. Asam abisat dapat mencegah tumbuhan kekurangan cadangan air dengan cara menutup stomata dalam lapisan epidermis. Fungsi lain yaitu mencegah tumbuhan kehilangan pasokan air dengan langkah membentuk lapisan lilin. Tetapi, tanaman semisal alga hijau juga dapat memproduksi asam abisat dalam kadar yang cukup tinggi. Asam abisat memiliki cara kerja berlawanan dengan hormone yang lain.

ANSI Z16.4 PDF

Asam absisat

Fungsi Gas etilen Ada dua jenis hormon sitokinin, yaitu zeatin merupakan sitokinin alami yang terdapat pada biji jagung dan kinetin yang merupakan sitokinin buatan. Efek dari sitokinin berlawanan dengan auksin pada tumbuhan. Contoh jika sitokinin banyak diberikan pada tumbuhan maka akan banyak tumbuh tunas, tetapi jika sedikit diberikan pada tumbuhan maka akan terbentuk banyak akar. Hal ini terjadi karena sitokinin dapat menghentikan dominasi pertumbuhan kuncup atas apikal dan merangsang pertumbuhan kuncup samping lateral.

BOCHEN 3296 PDF

Asam absisat Sejarah Pengaruh Fungsi

Merangsang pembungaan dan pembentukan buah 3. Menghambat pengakaran dan merangsang pemanjangan akar 4. Merangsang pemanjangan dan pembesaran sel 5. Tempat dihasilkannya: Meristem apikal tu-nas ujung dan akar; daun muda; embrio. Asam absisat ABA Menghambat pertumbuhan; merangsang penutupan stomata pada waktu kekurangan air, memper-tahankan dormansi. Tempat dihasilkannya: Daun; batang, akar, buah berwarna hijau. Etilen Mendorong pematangan; memberikan pengaruh yang berlawanan dengan beberapa pengaruh auksin; mendorong atau menghambat pertumbuhan dan perkembangan akar, daun, batang dan bunga.

Related Articles