RAHASIA MEEDE PDF

Sekelumit Cerita Dari Launching Rahasia Meede Pertama sekali, aku ingin menyampaikan permohonan maaf kepada banyak peserta launching yang terpaksa mesti turun kembali dari lantai II Bakoel Koffie Cikini karena kapasitas ruangan tidak lagi bisa memberikan kenyamanan. Sekaligus penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pembaca Rahasia Meede yang tidak mendapat ruang mengikuti acara diskusi yang kita lakukan pada Kamis, 27 Desember Kami sama sekali tidak memperkirakan bahwa jumlah peserta akan membludak sedemikian banyaknya dengan kapasitas ruangan yang mungkin hanya cukup menampung sekitar an orang. Maaf beriring syukur karena ternyata antusiasme peserta sangat tinggi untuk mengikuti acara ini.

Author:Vulrajas Kazit
Country:Burma
Language:English (Spanish)
Genre:Politics
Published (Last):18 January 2017
Pages:86
PDF File Size:6.96 Mb
ePub File Size:7.68 Mb
ISBN:401-6-37523-505-9
Downloads:1484
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Nikogal



Bukan kita, tetapi mereka yang se harusnya membayar. Kita berhak atas Batig Slot! Dia tersenyum, tetapi tidak memberi tanggapan. Anak muda itu jauh dari kesan seorang pemuda revolusi. Perawakannya kurus tinggi, kacamata tebal, dan tentu saja klimis.

Sumitro Djojohadikusumo mungkin yang termuda di antara anggota delegasi yang menghadiri persidangan ma raton, Ronde Toftl Conferentie atau Konferensi Mf:! Bung Hatta membiarkan anak muda itu mengungkapkan amarahnya. Lebih dari Sumitro, dia telah melewati fae pemberontakan itu. T idak sekali dua kali dia ditangkap dan dibuang. Neraka Digoel pun pernah dia huni. Delegasi Belanda menyodorkan klausul yang menjadi dilema besar di tengah-tengah delegasi republik muda ini.

Pihak Indonesza harus menanggung beban utang Hindia Belanda sebesar 6,1 miliar gulden. Sebanyak 3,1 miliar gulden 2 E. I TO dalam bentuk utang luar negeri dan 3 miliargulden utang dalam negeri. Pihak Belanda hanya mau menanggung juta gulden sehingga beban utang yang harus dibayarkan oleh Indonesia adalah sebesar 5,6 miliar gulden. Sete1ah kehilangan tanah, Be1anda tidak mau kehilangan uang. Tanah dan uang adalah sebuah opsi.

Dan, bukan dua hal yang bersifat komplemen. Tanah atau uang. Delegasi Indonesia kehilangan pilihan. Tetapi pada detik terakhir perundingan, Sumitro masih bersuara nyaring. Dia meng hitung besaran kelebihan pajak yang diambil pemerintah Belanda dan tidak pernah dikembalikan ke Hindia Belanda. Kelebihan pajak itu, Batig Slot, termasuk cicilan bunga, baru bisa dicicil lunas oleh Belanda selama tahun. Sarna persis dengan usia kolonialisme Belanda di Indonesia.

Akan tetapi, siapa yang mau repot-repot memerhatikan perhitungan teoretis Sumitro itu. Zaman tanam paksa sudah lama lewat, Van den Bosch mungkin tengah bercengkerama dengan malaikat sekarang. Mereka memang tidak bersiap untuk bermain dengan angka. T idak ada yang berubah, ke cuali sedikit pengurangan angka. Indonesia akan menanggung utang Hindia Belanda sebesar 4,3 miliar gulden, setara dengan 1,13 miliar dolar Amerika.

Ini adalah kesepakatan ce1aka. Sebab, tujuh puluh persen beban utang itu adalah utang kolonial. Yang paling celaka, empat puluh dua persen dari jumlah utang kolonial yang hru:us ditanggung itu adalah utang yang ditimbulkan oleh biaya operasi militer Belanda untuk memberangus revolusi Indonesia.

Bung Hatta mencoba mencari kata tengah. Tetapi, yang Rahasia M ude 3 dia dapati hanyalah pertentangan an tara para perunding.

Mulai terdengr suara-suara bahwa utang adalah harga diri. Menerima utang berarti mengkhianati revolusi. Waktunya semakin dekat. Kata-pasti masih jauh dari permufakatan. Konferensi Meja Bundar ini seharusnya menjadi permufakat an akhir. Tetapi, mereka tidak mungkin terus terjebak dalam tabir yang dibentangkan oleh Belanda lewat opsi yang tidak mungkin ini.

Perdebatan tentang utang hanya bisa dibawa. Namun, ini adalah masa ketika segalanya tampak mung kin. Jika manusia menyerah, alam semesta tidak. Ia mengutus seseorang dari masa lalu. Dingin malam terasa mencekik. Jalanan di Den Haag sepi.

Trem terakhir melaju membelah salju. Kuda-kuda telah dikandangkan dalam istal. Seorang lelaki berjalan melintasi salju. Langkah kakinya panjang-panjang dan tergesa. Salju terus terjun. Lelaki itu seperti berpacu dengan waktu. Dia berhenti di depan pintu bangunan tempat anggota delegasi Indonesia menginap. Tanpa menunggu lebih lama, lelaki itu mengetuk pintu tiga kali. Ketukan itu membangunkan seorang anggota delegasi Indonesia.

Dia keluar dan mendapati lelaki misterius itu di depan pinrtl. Lelaki asing itu menyerbu masuk seperti buron an mencari tempat bersembunyi. Tidak ada jawaban untuk pertanyaan yang tidak sempat disuarakan itu. Dalam tempo yang cepat, sebagian besar ang gota delegasi termasuk Bung Hatta telah berkumpul. Lelaki misterius itu membentangkan kertas tua berwarna cokelat pudar. Tulisan, gambar, petunjuk, denah, semua tampak seperti garis-garis yang menghubungkan masa lalu.

Kemudian, k. ITO itu dia serahkan kepada anggota delegasi. Sebuah rahasia yang telah terkubur selama ratusan tahun berpindah tangan. Indonesie heeft niets te verliezenJ1"[] ITerima iN pcrundingan. Tubuh kecilnya bagai capung yang terbang di atas gundukan cadas kehijauan raksasa. Puncak-puncak pegunungan, benteng alam yang melindungi bumi Papua dari keserakahan global, julang menjulang hendak mencium moncong pesawat kecil itu.

Nun di bawah sana, bermukim manusia yang masih berplkir bahwa mencintai dan mendiami bui sudah cukup tanpa hams menguasainya. Lebih dari tiga perempat jam sejak pesawat tinggal landas dl Merauke.

Sehamsnya, pesawat ini sudah mendarat di Ta nah Merah, Boven Digoel. Tetapi, pesawat ini masih ber putar-putar seolah-olah mencari puncak terindah untuk me nabrakkan diri, menghilang, dan kemudian menyatu dengan alamo Pukul sepuluh siang, kabut tidak juga beranjak hilang.

Halimun itu menjebak, memaksa pilot pesawat kecil ini berputar-putar menunggu q. Batu Noah Gultom mulai gelisah. Sejak guncangan ter akhir, pendingin udara di dalam pesawat tidak lagi berfungsi. Keringat mulai mengucur di sela-sela dahinya, campuran antara panas dan ketegangan. I TO berhenti lalu-Ialang antara kokpit dan bagian ekor pesawat, tempat di mana dia duduk. T iga penumpang lainnya adalah penduduk setempat yang mengenakan kemeja pantai.

Tiga keranjang belanjaan dan satu keranjang berisi enam ekor ayam hidup, mereka bawa dari Merauke. Aroma di dalam pesawat itu sudah tidak keruan.

Keringat dan tahi ayam. Laju Twin Otter itu mulai berkurang. Pedahan pilot mengurangi ketinggian. Guncangan semakin keras saat pesa wat itu menembus kabut. Daratan terlihat samar. Bangunan tampak seperti onggokan-onggokan yang terpisah jauh satu sarna lain. Dengung mesin pesawat itu semakin nyaring. Tidak berselang lama, para penumpang tersenta dari tempat duduk mereka. Pesawat itu mendarat dengan kasar. Rodanya seolah-, olah melewati jalur off road.

Akhirnya penerbangan yang menyiksa itu pun berakhir. Lima puluh dua menit waktu tempuh penerbangan antara Merauke dan Tanah Merah. Tidak setepat yang di janjikan. Tetapi, tidak cukup jelek mengingat ketidakpastian alam Papua. Tidak setiap hari pcsawat ini singgah di Tanah Merah. Hanya pada hari Minggu dan Selasa pesawat I Twin Otter milik pemerintah Kabupaten Merauke ini menyambangi kabupaten baru hasil pemekaran ini. Batu menoleh ke belakang. Perempuan muda itu mendekatinya.

Dia ter senyum. Ra hasia M eede 7 "Sonai, bagaimana penerbangan tadi?

12 MORAINE DRIVE CLARKSTON PDF

rahasia meede

Bedah Novel Rahasia Meede di Jogjakarta. Sabtu 2 Pebruari pukul Diskusi Rahasia Meede ini difasilitasi oleh Damhuri Muhammad. Inilah diskusi kecil yang benar-benar mengasyikkan.

LIBRO DILES QUE NO ME MATEN JUAN RULFO PDF

RAHASIA MEEDE

Shelves: minjam , jempol-abis Banyak orang yang bilang kalo sering baca bisa buat kita makin pintar. Bahkan pernyataan ini juga sering diucapkan oleh orang tuaku sejak aku kecil dulu. Mungkin Mama dan Bapak juga mendengar ini udah dari zaman kecil mereka ya sehingga pernyataan ini mereka tanamkan ke aku. It means bahwa pernyataan tersebut di atas dipakai oleh banyak orang. Dan gw salah satu yang percaya akan kebenaran ini.

ITR-1 SAHAJ EDITABLE PDF

Rahasia Meede

ITO Sebuah terowongan tua ditemukan di perut bumi Jakarta. Pintu masuknya terletak dalam Museum Sejarah Jakarta. Rutenya diyakini menuju tempat persembunyian emas VOC. Sementara itu, di atas permukaan, Jakarta dicekam oleh teror pembunuhan misterius. Satu per satu orang penting ditemukan tewas mengenaskan, di tempat-tempat berawalan huruf B, disertai pesan aneh berupa Tujuh Dosa Sosial yang pernah dicetuskan oleh Mahatma Gandhi. Entah apa makna semua itu.

HERVEY CLECKLEY THE MASK OF SANITY PDF

Rahasia Meede: Misteri Harta Karun VOC

Sudibyo, M. Pemilihan teori poskolonialisme untuk digunakan sebagai pisau analisis didasarkan pada asumsi bahwa novel Rahasia Meede menyatakan ketegangan-ketegangan berkaitan dengan pengalaman kolonialisme yang muncul pada masa pascakolonial. Ketegangan-ketegangan tersebut melibatkan dua kutub oposisi biner yakni Barat dan non-Barat. Dalam konteks penelitian ini, Barat direpresentasikan oleh tokoh tokoh berkewarganegaraan Belanda, sedangkan non-Barat direpresentasikan oleh tokoh-tokoh berkewarganegaraan Indonesia. Dengan menggunakan kerangka berpikir poskolonialisme, penelitian ini berfokus mencari efek-efek dari kolonialisme yang dimunculkan narator di dalam novel tersebut. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa tokoh-tokoh Belanda di dalam novel memiliki kecenderungan untuk kembali meraih hegemoni ketika berhadapan dengan tokoh-tokoh Indonesia pada masa pascakolonial. Hegemoni tersebut ditunjukkan antara lain, melalui sikap superioritas, melabeli pribumi malas, inlander-phobia, dan anggapan Barat sebagai puncak peradaban.

Related Articles