KOLINERGIK DAN ANTIKOLINERGIK PDF

NSMaesaroh Pada praktikum ini dilakukan percobaan mengenai efek kolinergik dan antikolinergik sebagai obat untuk sistem saraf otonom. Kelenjar saliva yang merupakan salah satu kelenjar dalam sistem pencernaan, akan meningkat aktivitasnya jika distimulasi oleh sistem saraf parasimpatik atau oleh obat-obat parasimpatomimetik. Tetapi sebaliknya, jika diberikaan obat-obat yang aktivitasnya berlawanan dengan sistem parasimpatik yaitu obat simpatomimetik, maka aktivitas kelenjar saliva akan menurun. Pemilihan mencit ini karena mencit merupakan hewan percobaan yang memiliki anatanomi dan fisiologi yang paling mirip dengan manusia dibandingkan dengan hewan percobaan lainnya. Sistem syaraf otonom.

Author:Vogar Doumuro
Country:Kenya
Language:English (Spanish)
Genre:Business
Published (Last):11 November 2008
Pages:63
PDF File Size:19.94 Mb
ePub File Size:6.69 Mb
ISBN:184-4-51229-815-4
Downloads:78540
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kajilrajas



Gangguan otak jarang seperti kejang-kejang, koma, halusinasi. Penggunaan Antikolinergik Tertentu Jangka panjang Sebuah studi baru yang dilakukan oleh University of East Anglia UAE di Inggris dan sekarang diterbitkan di BMJ telah menunjukkan bahwa penggunaan jangka panjang beberapa jenis antikolinergik dikaitkan dengan risiko demensia yang lebih tinggi. Ini mengonfirmasi hubungan antara penggunaan jangka panjang antikolinergik dalam depresi dan Parkinson seperti procyclidine dan kehilangan kontrol pada kandung kemih Oxybutin, solifenacin, dan tolterodine.

Namun, penelitian ini tidak menemukan hubungan antara peningkatan risiko demensia dan antikolinergik lain seperti antihistamin dan obat-obatan untuk kram perut. Para peneliti menggunakan data dari database penelitian praktik klinis, yang berisi dokumen anonim untuk lebih dari 11 juta orang di Inggris. Beban Kognitif Antikolinergik Set data yang digunakan dalam analisis termasuk Masing-masing dikombinasikan dengan tujuh orang yang tidak memiliki demensia tetapi memiliki jenis kelamin dan usia yang sama.

Para peneliti menggunakan sistem yang disebut skala antikolinergik kognitif untuk menilai efek antikolinergik dari obat yang diresepkan untuk pasien. Secara total mereka menganalisis lebih dari 27 juta resep. Tim memeriksa catatan pasien dan kontrol yang sesuai untuk menghitung semua resep dan dosis obat dengan nilai ACB 1 sampai 3 dalam periode 4 hingga 20 tahun sebelum diagnosis demensia. Sekian artikel tentang Antikolinergik ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

LUFIA 2 SPIELEBERATER PDF

Antikolinergik

Selain itu, obat ini menghambat beberapa neuron simpatis yang juga bersifat kolinergik, seperti persarafan kelenjar keringat dan kelenjar ludah. Berlawanan dengan obat agonis kolinergik yang memiliki keterbatasan kegunaan terapeutik, obat penghambat kolinergik sangat bermanfaat pada sejumlah besar situasi klinis. Karena obat ini tidak menghambat reseptor nikotinik, obat antimuskarinik sedikit atau tidak memengaruhi taut saraf otot rangka atau ganglia otonom. Atropine Atropine, alkaloid beladona amina tersier, memiliki afinitas yang kuat terhadap reseptor muskarinik, tempat obat ini berikatan secara kompetitif sehingga mencegah asetilkolin terikat pada lokasi tersebut. Atropine bekerja menghambat reseptor muskarinik baik sentral maupun perifer. Kerja obat ini secara umum berlangsung sekitar 4 jam, kecuali bila diteteskan pada mata, lama kerja bahkan bertahan hingga berhari-hari. Kerja: Mata: Atropine menghambat semua aktivitas kolinergik pada mata sehingga menimbulkan midriasis yang persisten dilatasi pupil , mata menjadi tidak bereaksi terhadap cahaya, dan sikloplegika ketidakmampuan memfokuskan pada penglihatan dekat.

LIBRO DE ADMINISTRACION ROBBINS COULTER DECIMA EDICION PDF

Antagonis Kolinergik: Mekanisme Kerja, Efek Samping, dan Interaksi Obat

Efek yang ditimbulkan oleh kolinergik adalah : Stimulasi aktivitas saluran cerna, peristaltik diperkuat, sekresi kelenjar-kelenjar ludah, getah lambung, air mata dan lain-lain Memperlambat sirkulasi darah dan mengurangi kegiatan jantung, vasodilatasi dan penurunan tekanan darah. Memperlambat pernafasan dengan menciutkan saluran nafas bronkokontriksi dan meningkatkan sekresi dahak. Kontraksi otot mata dengan penyempitan pupil mata miosis dan menurunkan tekanan intra okuler dan memperlancar keluarnya airmata Kontraksi kandung kemih dan ureter dengan efek memperlancar keluarnya air seni. Dilatasi pembuluh dan kontraksi otot kerangka.

ASTERIX AND OBELIX COMICS IN BENGALI PDF

laporan praktikum kolinergik & antikolinergik

Latar Belakang Sistem saraf merupakan salah satu bagian yang menyusun sistem koordinasi yang bertugas menerima rangsangan, menghantarkan rangsangan ke seluruh bagian tubuh, serta memberikan respons terhadap rangsangan tersebut. Pengaturan penerima rangsangan dilakukan oleh alat indera, pengolah rangsangan dilakukan oleh saraf pusat yang kemudian meneruskan untuk menanggapi rangsangan yang datang dilakukan oleh sistem saraf dan alat indera. Obat-obat otonom adalah obat yang dapat memengaruhi penerusan impuls dalam SSO dengan jalan mengganggu sintesa, penimbunan, pembebasan,atau penguraian neurotransmitter atau memengaruhi kerjanya atas resptor khusus. Akibatnya adalah dipengaruhinya fungsi otot polos dan organ, jantung dan kelenjar. Ada 2 macam golongan obat otonomik yakni, Golongan simpatomimetik merangsang yang kerjanya mirip dengan saraf simpatis, dan Golongan simpatolitik menghambat untuk simpatis dan parasimpatolitik. Menurut khasiatnya, obat otonom dapat digolongkan sebagai berikut: 1. Zat-zat yang bekerja terhadap SP, yakni: a.

Related Articles